[salahkata] Ketika Si Bujang Mencari Istri Shalihah

Banyak kan pria-pria bujang (diantaranya kamu juga kali) kalau di tanya soal pendamping hidup selalu mantap menjawab: “Ingin mencari istri shalihah!” Lalu si bujang pun membayangkan sosok wanita yang dikaguminya itu dengan mata berbinar-binar. Heh! Nggak boleh tahu.. >.<

Tapi sesungguhnya kawan, jangan kamu lakukan hal itu! Engkau bisa dimaki orang, engkau bisa dituduh sebagai perusak rumah tangga orang, engkau bisa diseret ke pengadilan massa, terus digebuki, ditelanjangi lalu diarak ke jalan-jalan sambil diteriaki orang sekampung!! Parah. Hina banget pokoknya. Hah, sebegitu kejamkah?? Why???

Kawan, kamu sadar nggak apa yang barusan kamu ucapkan? Kamu tahu nggak arti kata yang kamu maksudkan itu? Baiklah kalau kamu ternyata masih bingung. Aku di sini, sesungguhnya akan berusaha membuatmu sadar sesadar-sadarnya. Aku akan kasih tahu kamu, betapa mengancamnya harapanmu itu kepada kehidupan sosial di masyarakat.

Coba pikir lagi: “Ingin mencari istri shalihah.” Sebuah harapan yang kamu anggap lumrah sebenarnya. Namun sangat membikin galau suami-suami di dunia. Kamu sadar kan, yang namanya istri pasti punya suami?? Kalau nggak percaya, bacalah fakta ini:

is·tri n 1 wanita (perempuan) yg telah menikah atau yg bersuami; 2 wanita yg dinikahi.

Ini adalah fakta dari kata istri. Dan jangan kamu kira fakta semacam ini dibikin orang-orang jelata. Justru, makna ini yang dirumuskan para pakar bahasa negeri ini bertahun-tahun lalu. Mereka orang-orang pintar, kawan! Lalu mereka memasukkan kata dan makna tersebut ke dalam kitab tebal bernama Kamus Besar Bahasa Indonesia. Tahukah kamu, di kitab itu, beribu-ribu kata berkategori bahasa nasional dari bangsa gemah ripah loh jinawi ini dibukukan lengkap beserta artinya. Tujuannya jelas, agar pikiran rakyat Indonesia tercerahkan, menjadi pintar, tidak bodoh dan tidak keliru dalam berbahasa. Hargailah jerih payah mereka itu kawan!

Maka, jika kamu maunya mencari istri shalihah, itu sama saja kamu maunya merebut istri orang, ngajakin selingkuh! Enak di kamu dong, laki-laki lain bersusah payah mendidik istrinya biar shalihah, eh giliran udah shalihah beneran, kamu embat. Pakailah perasaan dikit, kawan..

Yah begitulah akhirnya kawan, maka ucapkanlah: “Aku ingin menikah dengan wanita shalihah.”

Sumber : fahdlihsan.blogspot.com

Categories: Uncategorized | Tinggalkan komentar

Navigasi pos

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Buat situs web atau blog gratis di WordPress.com.

%d blogger menyukai ini: